Sudah 6 tahun Show Luo menjadi bintang iklan toko perawatan tubuh. Dengan berperan sebagai pria baik, Show menjadi pria idaman sebagian besar wanita. Dalam Weibonya, Show berkata,"Banyak hal diajari oleh papa padaku."
6 tahun lalu karena sikapnya yang kocak, Show hampir tidak menjadi bintang iklan. Sampai suatu hari, Show berperan sebagai pria gentle yang membantu kekasihnya membeli pembalut wanita, mengubah pandangan orang padanya. Akhir-akhir ini, Show berencana mmenceritakan kisah cinta pertamanya dalam tayangan layar lebar. Dia menambahkan bahwa dirinya merindukan hal yang mendebarkan itu. Saat ini masih dalam tahap mencari pemeran yang cocok untuk filmnya ini.
Semoga film ini bisa memuaskan fans yang ingin mengetahui kisah asmara Show, sang bintang idola.
Tampilkan postingan dengan label cinta pertama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cinta pertama. Tampilkan semua postingan
Jumat, 29 Juni 2012
Sabtu, 03 Desember 2011
Alasan JJ Lin Tidak Mampu Mengontrol Emosinya di Pegunungan Alpen
JJ Lin yang sedang melakukan pemotretan music video
terbarunya ternyata mengalami beberapa masalah di Eropa. Dimulai dari
perasaannya yang mendalam pada cinta pertamanya, menyebabkannya menangis
sekeras-kerasnya. Dilanjutkan dengan dirinya “tersesat” selama 15 menit.
Untungnya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
JJ Lin mengaku bahwa awalnya tidak senang di Eropa, namun
setelah menangis sekeras-kerasnya,”Lebih senang dari kapanpun, perasaan lega
dan rileks!”
Mengenai ketidak mampuan dirinya mengontrol emosi tersebut,
JJ akhirnya menjelaskan.”Saat itu pacarnya 21 tahun dan ingin memiliki masa
depan yang pasti. Saat itu saya ikut latihan militer, Dia berkata pada saya’Kamu
tidak punya rumah, tidak ada pemasukan yang pasti’, akhirnya hubungan kami pun
berakhir. Saat itu saya berkata pada diri sendiri bahwa harus lebih kerja
keras, jangan biarkan orang lain meremehkan. Inilah kenapa saya memposisikan
kerja di urutan pertama, yang juga menjadi dorongan saya untuk bekerja keras!
Tapi setelah melewati beberapa tahun, baru sadar dengan adanya barang materi
belum tentu bahagia, pihak tersebut juga butuh rasa aman! ”
Langganan:
Postingan (Atom)

